![]() |
Sumber : typemoon.wikia.com |
Caster, spesialis pengguna sihir.
Identitas aslinya adalah Gilles de Rais alias Bluebeard, penyihir keji yang
konon pernah menjadi orang kepercayaan Jean D’Arc sebelum kewarasannya hilang.
Master-nya adalah Uryu Ryunosuke, pemuda tampan yang sebenarnya adalah pembunuh
berantai anak-anak yang belakangan menghantui Fuyuki.
Uryuu Ryuunosuke adalah satu-satunya
Master yang tidak berhubungan sama sekali dengan penyihir dalam Fate/Zero. Ia
merupakan seorang pembunuh berantai anak-anak dan sama sekali bukan penyihir, sampai
suatu hari saat ia sedang melakukan pembunuhannya ia menemukan buku
tentang cara memanggil servant. Ia dipilih oleh Holy Grail (Cawan Suci) sebagai
pelengkap agar jumlah Master genap menjadi tujuh.
![]() |
Sumber : www.pinterest.com |
Kepribadian Ryuunosuke bisa dibilang
seperti seorang psikopat, dalam kiprahnya di Holy Grail War ia bersama
servantnya melanggar aturan Holy Grail War agar tidak menyerang manusia biasa sehingga
Master lain pun diperintahkan oleh Gereja untuk memprioritaskan pembunuhan
Caster. Servant yang ikut membantu mengalahkan Caster Adalah Saber, Lancer,
Rider. Meskipun sudah 3 servant yang bekerja sama mengalahkan Caster tetap saja
mereka kesulitan mengalahkannya walaupun akhirnya harus dikalahkan menggunakan
Noble Phantasm milik Saber.
Sejarah Legenda Gilles de Rais
Pada September 13, 1440, Jean Uskup
Nantes menandatangani kutipan hukum yang membawa Gilles de Rais ke pengadilan. Gilles
de Rais diadili atas tuduhan bahwa ia membantai anak-anak yang tidak bersalah
dengan cara tidak. Dia telah sering berlatih pembangkitan mengerikan dari setan.
Dan bahwa ia telah mengorbankan dan mempersembahkan kurban kepada-setan.
![]() |
Sumber : kepzeletvagyvalosag.blog.hu |
Selama sepuluh tahun, dengan bantuan
para pegawainya, de Rais konon memikat 200 anak-anak ke tempatnya. Anak-anak
ini berkisar antara enam dan delapan belas tahun. De Rais terpesona dengan
keindahan rasa sakit anak-anak yg mereka alami. Korbannya tidak hanya
perempuan, tapi juga anak laki laki. Jika anak laki-laki dikaruniai dengan
suara bernyanyi yang sangat baik, ia mungkin cukup beruntung melarikan diri
dengan hidupnya.
Saat akan di hukum, de Rais memilih
untuk mengakui segalanya. Di pengadilan, de Rais menjelaskan obsesinya membunuh
anak-anak dengan menjelaskan penderitaan mereka dengan sangat rinci. "Dia
mengaku memiliki bergulung dalam kehangatan elastis usus mereka Dia mengaku
bahwa dia telah merobek hati mereka melalui luka diperbesar dan membuka seperti
buah masak.. Dan dengan mata yg berjalan sambil tidur, ia menatap jari-jarinya
dan mengguncang mereka seolah-olah darah menetes dari mereka. " Dikatakan
bahwa dia pernah memotong2 wanita hanil untuk bermain dengan janinnya.
Pada tanggal 15 Mei 1440, Rais
menculik seorang pendeta selama sengketa di Gereja Saint-Étienne-de-Mer-Morte.
Tindakan itu diminta investigasi oleh Uskup Nantes, di mana bukti kejahatan
Gilles ' berhasil ditemukan.
![]() |
Sumber : www.thefamouspeople.com |
Pada tanggal
29 Juli Uskup merilis temuannya, dan kemudian memperoleh kerja sama kejaksaan
pelindung mantan Rais, Jean D’arc, Duke of Brittany. Rais dan bodyservants nya
Poitou dan Henriet ditangkap pada 15 September 1440 mengikuti penyelidikan
sekuler yang sejajar dengan temuan dari penyelidikan dari Uskup Nantes.
penuntutan Rais itu juga akan dilakukan oleh kedua sekuler dan gerejawi
pengadilan, atas tuduhan yang mencakup pembunuhan, dan sodomi.
Jumlah tepat
korban Gilles 'tidak diketahui, karena sebagian besar mayat-mayat itu dibakar
atau dikubur. Jumlah pembunuhan pada umumnya diperkirakan antara 80 dan 200;
beberapa telah menduga ke atas jumlah 600. Para korban berusia antara 6-18 dan
termasuk kedua jenis kelamin.
Pada tanggal
23 Oktober 1440, pengadilan sekuler mendengar pengakuan dari Poitou dan Henriet
dan menghukum mati mereka berdua. Diikuti dengan hukuman mati Gilles 'pada
tanggal 25 Oktober. Gilles diizinkan untuk membuat permintaan terkahir, dan
permintaannya adalah untuk dikubur di gereja biara Notre-Dame des Carmes di
Nantes diberikan.
Eksekusi
dengan menggantung dan membakar ditetapkan untuk Rabu 26 Oktober. Pada pukul
sembilan, Gilles dan kedua bawahannya. Pada 11:00 siang di panggung itu, Gilles
digantung dan dibakar. Poitou Henriet dan dieksekusi dengan cara yang serupa.
EmoticonEmoticon